Sejak awal Juli 2026, Selat Hormuz bak "saklar" perdagangan energi dunia. Jalur pelayaran strategis ini sewaktu-waktu bisa dibatasi, ditutup, dibuka lagi oleh Iran. Situasi yang berubah dari hari ke hari bikin pelaku industri pelayaran, perusahaan energi, hingga investor, terutama yang pegang emiten logistik, terus deg-degan. Dampaknya ya lumayan, karena sekitar 20% pasokan … [Selengkapnya ...]
