Sektor manufaktur Indonesia masih menghadapi tekanan pada 2026. Pertumbuhan ekonomi melambat, biaya produksi ikut naik saat rupiah melemah, dan persaingan produk impor menambah beban bagi produsen dalam negeri. Aktivitas industri memang mulai menunjukkan perbaikan pada Juli setelah PMI Manufaktur kembali ke level ekspansif, tetapi pemulihannya masih perlu dicermati. Kondisi … [Selengkapnya ...]
Bukan Perkantoran, Ini Sub Sektor Properti yang Sedang Panen Raya
Pandemi sudah lewat, tetapi kondisi sektor properti telanjur berubah. Ruang kantor masih berjuang untuk terisi, sementara pasar apartemen komersial belum sepenuhnya kembali agresif. Di tengah perlambatan tersebut, ada satu subsektor properti yang justru melaju kencang tanpa banyak koar-koar. Pergudangan modern atau modern warehousing. Permintaan gudang dengan standar tinggi … [Selengkapnya ...]
Pemangkasan Kuota RKAB 2026: Strategi Penyelamatan Harga atau Pukulan Telak Emiten Batubara?
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setuju target produksi batubara nasional dipangkas dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026, dari sekitar 790 juta ton jadi sekitar 600 juta ton. Langkah ini diambil demi menyesuaikan pasokan dengan kondisi pasar yang masih lesu, setelah harga batubara global terus tertekan. Hal ini terjadi karena melemahnya … [Selengkapnya ...]
BI Rate Naik, Rupiah Menguat? Dilema yang Harus Dihadapi Industri Properti
Rupiah masih bisa dibilang belum stabil, meski sudah menunjukkan perbaikan. Dalam situasi seperti ini, Bank Indonesia memiliki sejumlah instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi, salah satunya melalui penyesuaian BI Rate. Melalui rapat BI tanggal 17-18 Juni kemarin, diputuskan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-Rate) naik sebesar 25 basis poin (0,25%) menjadi 5,75%. Ketika … [Selengkapnya ...]
DHE Wajib Disimpan 12 Bulan: Berapa Besar Potensi Dana yang Bisa Masuk ke Industri Perbankan?
Pemerintah memperpanjang kewajiban penempatan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) di sistem keuangan Indonesia. Simpelnya, sebagian dana hasil ekspor dari sektor seperti pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan perikanan enggak bisa langsung seluruhnya mengalir ke luar negeri. Dana tersebut harus ditempatkan terlebih dahulu di dalam negeri melalui bank atau instrumen … [Selengkapnya ...]




